Arung Jeram #1

Posted on Updated on


Arung Jeram

Mulai dari sini kita akan memulai sebuah babak baru, babak yang seharusnya memang tidak perlu kita ungkit, namun harus kita percaya bahwa kenangan juga memang menyembunyikan rasa sakit.

Ketika detik-detik menuju perayaan kecil ulang tahunmu tak lagi banyak. Aku masih belum bisa menemukan hadiah apa yang akan kuberikan padamu pada saatnya nanti. Sekali waktu kucoba tanya apa yang kamu inginkan di hari spesialmu itu, kamu hanya menjawab ‘terserah’. Indikasi kamu akan menerima segala pemberianku atau bisa juga mencoba mengetes kepekaanku padamu, mencari tahu sendiri apa yang benar2 kamu inginkan. dan memastikan aku akan memberi sesuatu yang tepat untukmu. Yang terpikir olehku hanya benda itu. dan tanpa lama berpikir langsung kubeli.

Kamu mungkin lupa dengan ‘gampang bosan’  dan ‘gak sabaran’ ku. Ulang tahunmu kali ini cukup menyebalkan.  Setahuku, kamu tidak neko-neko.  Tapi ternyata ulang tahunmu sekarang kamu rayakan bersama keluarga besarmu, padahal ulang tahun-ulang tahun sebelumnya biasanya cukup dirayakan oleh kita berdua.  Atau paling dengan teman-teman satu genk mu itu. Kamu tahu sendiri kan kalau aku tidak terlalu dekat dengan ibumu, ya walaupun kita sudah terlanjur dekat selama sekitar lima tahun an, meski tanpa status. Toh, buat apa sebuah status jika tanpanya kita bisa saling merasa nyaman?

Akhirnya, aku hanya duduk di sebuah kursi tamu, paling pojok.  Namun dari situ aku masih bisa melihatmu, yang diapit kakak tertua dan adik terkecilmu. Jarak yang masih cukup jelas untuk bisa melihat tawa renyahmu selepas meniup lilin angka 25 mu. Tak sabar rasanya ingin segera mengerjaimu. Melemparimu telur yang sedari tadi sudah kusiapkan, tak lupa juga lelucon-leluconnya untuk memperolokmu. Besok. Ya, besok saja, tak enak rasanya bila harus sekarang, disini, bersama keluargamu, risih, ah, itu kata yang sedari tadi aku cari.

Akhirnya jam 12 tiba, kue berbalut lilin menyala ada di hadapanmu.  Kau menoleh ke arahku tampak ragu, kubalas tatapan matamu dengan senyum dan anggukan kecil. Tiuplah, buatlah sebuah harapan terbaikmu, untukmu dan semua orang yang kau sayang tentunya. Walaupun aku selalu penasaran apakah ada satu harapanmu untukku? Aku selalu membayangkan sesuatu, lebih tepatnya mengharapkan sesuatu, mengharapkan kau memiliki harapan yang sama denganku, kau tau, sebenarnya aku… ah, kau telah meniup lilinmu. sekarang hanya terdengar tepukan tangan yang riuh dari saudara-saudaramu. Melamunnya kulanjutkan nanti saja.

Akhirnya tepuk tangan itu reda, ibumu memberikan beberapa sambutan kecil dan ucapan terima kasih kepada beberapa temanmu disini yang sudah menyempatkan datang. Itu termasuk aku. Tak sabar rasanya untuk segera ke sesi pemberian kado. Sesi dimana aku bisa puas mencubit perut mu, tentunya bila kau menyepelekan kado dariku, Mug warna putih kesukaanmu yang susah-susah kubungkus rapi ini. Ya itu pasti. Kau selalu menyepelekan semua pemberianku. “cuman ini aja?”. “Hei hei, anak mami yang ultahnya masih dirayain orang tua sebaiknya diem deh!” ya, aku akan mengatakan itu sambil mencubitmu. Hahaha, daritadi aku asik melamun sampai-sampai tak terlalu mendengarkan ibumu berbicara. Sebaiknya kusimak saja, tak pantas rasanya memamerkan tampang bengong bego melamun di rumah orang. Hehe. Ya ya, ini memang hari bahagiamu, itu yang sekilas kudengar dari ucapan ibumu, hari bahagiamu yang sebentar lagi bertunangan.

Tunangan?

(To be continued)

Segitu dulu aja ya, Sori sori, stuck, sebenernya nge-draft nya dari 2 minggu lalu, belum kelanjut lagi, banyak re-create sana sini, makin banyak dibaca ulang, makin banyak dirubah juga. Dasar AMATIR.. hahaha.. niat bikin cerpen malah cerbung, belum dapet korelasi judul ama isinya juga, payah.. yaudah lah..
keep writing🙂

08:19 PM

 

Arung Jeram #2

One thought on “Arung Jeram #1

    Arung Jeram #2 « Feeling Fly, Fine Away said:
    December 22, 2013 at 6:48 am

    […] Arung Jeram #1 […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s