PSIKOLOGI: Membuat Komen Lebih Sulit Daripada Membuat Skripsi?

Posted on


Hariyanto Imadha: Psikologi Populer

FACEBOOK-PsikologiMembuatKomenLebihSulitDaripadaMembuatSkripsi

DENGAN adanya internet, maka semakin banyak orang berkesempatan untuk menulis. Mulai dari menulis puisi, cerpen, novel, humor, artikel, informasi, kritik pencerahan , berita, ulasan, analisa, opini, hasil penilitian, tulisan ilmiah dan tulisan-tulisan apa saja. Terlalu banyak untuk disebutkan satu persatu. Tentunya, tulisan-tulisan itu ada yang bermanfaat dan ada pula yang tidak bermanfaat. Biasanya di dalam media sosial, termasuk juga blok atau website, juga terbuka fasilitas untuk memberikan komentar, baik terpublikasikan atas persetujuan admin maupun yang langsung nyelonong tanpa sensor dari admin. Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan, ternyata banyak mahasiswa atau sarjana yang tidak mampu membuat komentar yang baik.

 Komentar terbagi menjadi dua

1.Komentar negatif

2.Komentar positif

Ad.1.Komentar negatif

Komentar negatif yaitu semua komentar yang bersifat tidak menghargai, baik atas tulisannya maupun atas penulisnya. Biasanya bersifat subjektif.

Contoh:

Yaitu komentar eksplisit maupun implisit yang bernuansa:

-Menganggap penulisnya tidak tahu, tidak mengerti, bodoh dan setara itu

-Bernada merendahkan atau melecehkan…

View original post 401 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s