Besok Panggil Aku Bunda

Posted on Updated on


Bangunmu yang penuh rasa ingin tahu. Tidurmu yang tak kenal tempat dan waktu. Badan kecilmu yang selalu terlihat mencolok dengan baju penuh warna, gambar, dan apapun yang beresensi lucu. Celana bergambar yang tak pernah proporsional dengan lingkar kaki dan pahamu, kaos kaki bergambar, sepatu bergambar. Semuanya bergambar dan penuh warna, mulai dari bunga, hewan, tokoh kartun sampai mobil. Semua gambarnya bermata dan bermulut, seolah itu semua adalah wajah yang menggambarkan keceriaanmu, tanpa beban, bebas, lepas. Terlepas dari semua permasalahanku.

Duniamu tak kenal kata tidak. Duniamu tak kenal duka, juga dosa. Duniamu yang memiliki tempat bermain terluas bernama ‘dunia’, bertanah riang, berlangit canda, berudara tawa.

Kuperhatikan dan kuartikan tiap detail wajah tidur polosmu, sejuk, teduh, menenangkan. Kau tidur masih beralaskan sepatu kesayanganmu yang bergambar mobil sedan balap warna merah itu. Kau ingat kalau kau merengek padaku untuk membelikanmu sepatu itu? Kau ingat wajahku ketika kurogoh kocek sembari menyesalkan perbuatan animator pixar pembuat film ‘cars’ itu?

Kau selalu tak mau tahu.

Tapi aku akan memberitahumu satu hal. Tak usahlah kamu beranjak dewasa, mengenal dosa, mengenal bobroknya Negara, mengenal bagaimana rasanya cinta pertama, dan kecewa yang menyertainya.

Aku hanya khawatir wajah ceriamu hilang. Dan aku tidak mau sesuatu yang tak diinginkan itu kembali terulang. Cukup akal sehatku saja yang hilang.

 

1 Oktober 2013

11:06 PM

7 thoughts on “Besok Panggil Aku Bunda

    Protech Parabola said:
    October 2, 2013 at 8:26 am

    wah mantap nih,, inilah hidup, penuh liku”….🙂
    oya makasih atas kunjungan nya ke blog saya…

    Salam.

      azuiway responded:
      October 3, 2013 at 12:36 pm

      sebenernya itu fiksi gan…😀

    mediel said:
    October 3, 2013 at 12:09 pm

    ‘Aku hanya khawatir wajah ceriamu hilang’. Logis dan hidup, ; ~kereen, gan!

    Salam kenal,🙂

      azuiway responded:
      October 3, 2013 at 12:35 pm

      iya makasi juga.
      begitukah? sebenernya itu nulis seenak jidat aja ko😀

    DP BBM Terbaru 2013 said:
    October 4, 2013 at 3:32 am

    Baca ini saya jadi teringah cerita temen saya.. hehe

      azuiway responded:
      October 4, 2013 at 4:07 am

      ko bisa gan? haha

    mediel said:
    October 4, 2013 at 7:17 am

    fiksi pun bisa terasa sangat realistis, gan . Tergantung kekuatan imajinasi sang penulis……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s