Jejak Jean di Kota Bandung

Posted on Updated on


Tempat-Wisata-di-Bandung-Gambar-Gedung-Sate

Sore itu, Sabtu (29/6/2013) pukul 17.00 WIB, seorang penjelajah sepeda asal Prancis datang ke Bikepacker Shop, Jalan Cigadung Selatan 108 Kota Bandung. Ia memutuskan untuk ikut bermalam selama tiga hari ke depan di Bandung.

“Nama saya Jean Baptiste Houles. Saya dari Prancis yang bercita-cita ingin mengelilingi dunia dengan menggunakan sepeda,” demikian awal perkenalannya. Menurut penuturan Jean, perjalanannya dimulai dari Prancis bagian utara, sejak 15 bulan silam.

Jean tiba di Bandung hari itu setelah melakukan perjalanan berjarak 24.000 kilometer dan telah melewati 21 negara. Ia mengaku, Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat ingin dikunjunginya.

Salah satu negara lain yang pernah ia kunjungi dan sangat berkesan adalah Iran karena orang-orang disana ternyata sangat bersahabat dan bertanggung jawab. Bahkan, selama ia berada di Iran, hampir tak pernah menyewa hotel karena selalu diundang untuk tinggal di rumah warga sekitar.

Hal menarik juga dialaminya selama di Cina. Menurut Jean, ia tertarik dengan Cina karena budayanya yang kuat serta bahasanya yang unik. Ia membutuhkan waktu hingga tiga bulan untuk menjelajah Cina, termasuk melintasi 200 kilometer areal padang pasir. Ia melintas daerah Yunan yang menjadi nenek moyang bangsa Asia, termasuk Indonesia.

Selama perjalanannya, Jean juga tak lepas dari kendala. Ia pernah masuk rumah sakit di Uzbekistan karena keracunan makanan. Sejak itu, ia selalu menjaga menu makanannya agar tak mengalami kesialan serupa seperti yang terjadi di Uzbekistsan.

Bagaimana pendapat Jean tentang Indonesia yang kini tengah dikunjunginya?

“Saya sudah lama bermimpi ingin berkunjung ke Indonesia. Saya ingin melihat secara langsung Gunung Bromo, Bali, Lombok, serta Flores, yang telah menjadi bagian dari impian orang-orang Prancis untuk berkunjung ke Indonesia,” kata Jean. Ia juga berencana untuk mengunjungi Candi Borobudur sebelum ke Bromo.

Setelah Indonesia, Jean akan melintas masuk ke negara Timor Leste untuk kemudian menyeberang ke Australia. Dalam perencanaannya, ia akan bekerja selama beberapa bulan di Australia untuk menambal bekak perjalanan selanjutnya. Perjalanan Jean akan diakhiri di California dan Kanada.

Gowes keliling Bandung

Selama empat hari tinggal di Bandung, ia mengaku senang karena ditemani kawan-kawan sesama bikepacker. Penulis bersama beberapa rekan lainnya dari Bikepacker Indonesia mengajak Jean berkeliling Kota Bandung dengan menggunakan sepeda. Salah satu tempat yang dikunjungi adalah Gedung Sate, Gedung Bank Indonesia, titik 0 kilometer Kota Bandung, Gedung Merdeka, melintasi Jalan Braga, melihat seni mural di bawah Jembatan Layang Pasupati, serta berwisata kuliner.

Selama berkeliling kota, ia kerap mengabadikannya dengan kamera. Jean terlihat sangat antusias dengan bangunan bersejarah dan setiap jalan yang dilalui. Hal itu dilakukan sebagai salah satu bentuk kepedulian kami untuk mengenalkan bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Kota Bandung serta memberikan sambutan hangat sebagai tamu yang berkunjung ke Bandung. Tentu saja, upaya mengenalkan kota kepada Jean diharapkan akan membuat pemerintah Kota Bandung terus berbenah memperindah kotaya.

Selasa (2/7/2013) pukul 11.00 WIB. Jean memutuskan untuk kembali melanjutkan perjalanannya. Ia beranjak meninggalkan Bandung untuk terus mengayuh ke bagian timur Pulau Jawa.

Belajar dari perjalanan Jean, manusia tidak dapat hidup tanpa adanya kesadaran akan solidaritas dan toleransi serta kesederhanaan adalah bentuk dari kebersamaan. Semuanya akan tampak indah bila dapat dijaga oleh siapa pun yang hidup di alam bumi tanpa memandang status sosial, ras, bangsa, dan agama.

Melakukan perjalanan dengan bersepeda adalah salah satu bentuk dari kesederhanaan juga melatih kesabaran. Dengan bersepeda, petualang akan diajak untuk mengenal daerah yang dilintasinya dengan lebih arif. Tentu saja tali silaturahmi akan terus terbina dengan orang-orang yang ditemui sepanjang perjalanan.

Selamat jalan kawan. Semangat petualanganmu akan terus membekas di hati dan menjadikan inspirasi bagi kita semua.

 

M Ishak Muchlis, pesepeda, tinggal di Bandung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s